Postingan

Menampilkan postingan dengan label Sejarah

Perang Saudara Italia (1943-1945)

Gambar
Adalah perang saudara di Italia yang diperjuangkan oleh Tentara Co-Belligerent Italia dan Perlawanan Italia (dengan Sekutu Perang Dunia II) melawan Fasis Italia dan Republik Sosial Italia (dan kekuatan-kekuatan Axis) mulai 9 September 1943 (tanggal  gencatan senjata Cassibile) hingga 2 Mei 1945 (tanggal penyerahan pasukan Jerman di Italia). Selama Perang Dunia II, setelah Mussolini digulingkan dan ditangkap pada 25 Juli 1943 oleh Raja Victor Emmanuel III, Italia menandatangani Gencatan Senjata Cassabile pada 8 September 1943, mengakhiri perangnya dengan Sekutu.  Namun, pasukan Jerman segera berhasil mengambil kendali atas Italia utara dan tengah, membentuk Republik Sosial Italia (RSI), dengan Mussolini diangkat sebagai pemimpin setelah ia diselamatkan oleh pasukan terjun payung Jerman.  Jerman, sering dibantu oleh kaum Fasis, melakukan beberapa kekejaman terhadap warga sipil dan pasukan Italia.  Akibatnya, Pasukan Belligerent Italia diciptakan untuk berperang melawan RSI dan sek

Konsep "Merdeka 100 Persen" Tan Malaka

Gambar
Ibrahim Datuk Tan Malaka atau biasa dikenal Tan Malaka dikenal sebagai pahlawan nasional yang gigih memperjuangkan idealismenya demi kemerdekaan Indonesia, keadilan serta kesetaraan ekonomi rakyat di negeri ini. Pria yang dijuluki sebagai 'Bapak Republik Indonesia' oleh Moh Yamin itu bahkan dibuang oleh Belanda pada 1922 dan tak diperkenankan kembali ke tanah air karena idealisme dan perjuangannya dinilai membahayakan kedudukan pemerintah kolonial saat itu. Namun, hal itu tak membuat Tan Malaka justru menjadi layu. Dari luar tanah air, Tan Malaka justru tetap melahirkan pikiran dan ide-ide perjuangan kemerdekaan. Salah satu pemikirannya yang terkenal adalah soal 'Merdeka 100 Persen'. Banyak hal dijabarkan Tan Malaka dalam konsep 'Merdeka 100 Persen'. Salah satu yang menarik adalah bahwa kemerdekaan haruslah 100 persen tak boleh ditawar-tawar. Sebuah negara harus mandiri menguasai kekayaan alamnya dan mengelola negerinya tanpa ada intervensi asing. Lan